Back To Top
Warta - Mantan Direktur TVRI, Helmy Yahya diundang Komisi I DPR RI sebagai buntut pemecatan dirinya oleh Dewan Pengawas (Dewas). Selebritas yang sempat ngetop dengan ragam kuis di televisi tersebut mengungkapkan beberapa pernyataan yang cukup mengejutkan. 

Sumber: www.pixabay.com

Pertemuan yang berlangsung di Komplek Gedung DPR/MPR, Selasa (28/1/2020) tersebut dengan agenda utama mendengarkan keterangan dari Helmy Yahya. Liga Inggris merupakan satu di antara alasan utama pencopotan Helmy dari kursi Dirut LPP TVRI. Pembelian hak siar Liga Inggris dianggap terlalu mahal.


Baca Juga : Lima Tradisi Positif BCS, Kelompok Suporter PSS

Dalam rapat dengan Komisi I DPR RI, Helmy membela diri. Menurutnya setiap stasiun televisi memiliki killing content, yang diharapkan menjadi daya tarik penonton untuk melihat. Dan Liga Inggris merupakan pilihan untuk TVRI. Dengan siaran itu, masyarakat kembali menonton TVRI.

Hal yang cukup mengagetkan, Helmy Yahya mengungkapkan meskipun hak siar Liga Inggris mahal, namun hak siar Liga Indonesia jauh lebih mahal. Menurut Helmy angkanya bisa 4-5 kali lipat! Hal ini cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya banyak khalayak yang mempertanyakan kenapa tidak memilih menyiarkan Liga Indonesia. Ternyata hak siarnya justru lebih mahal! [KM/02 || dari berbagai sumber]

0 komentar:

Post a Comment

Paling Banyak Dibaca