Kulon Progo – Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo sukses menjadi pusat penyelenggaraan kegiatan skala provinsi Implementasi Reguler Kepenyuluhan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang digagas oleh Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag DIY bersama Subdirektorat Bina Penyuluh Agama Islam Kemenag RI ini dipusatkan di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan.

Sejak pagi pukul 08.00 WIB, suasana kompleks madrasah tampak tertib dan ramah. Tim MAN 2 Kulon Progo dikerahkan penuh untuk mengelola alur kedatangan, mulai dari pengelolaan area parkir peserta di luar kompleks madrasah hingga penataan parkir VIP/Panitia di dalam area madrasah. Alur registrasi peserta pembinaan dibagi secara sistematis ke dalam enam meja registrasi per kabupaten/kota se-DIY dan meja gabungan (Pusat, Kanwil, dan MAN) untuk memastikan pelayanan administrasi berjalan cepat dan nyaman.
Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyatakan rasa syukur dan bangganya atas kepercayaan jajaran pimpinan Kementerian Agama yang menunjuk MAN 2 Kulon Progo sebagai tempat dilaksanakannya agenda strategis ini.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan dari Kanwil Kemenag DIY dan Direktorat Penais Kemenag RI. Sebagai penanggung jawab tempat, kami mengerahkan seluruh tim, mulai dari tata kelola parkir, kesiapan aula GPPT, dukungan teknis operator materi, hingga koordinasi layanan konsumsi prasmanan VIP dan peserta, agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan berkesan,” ungkap Riza Faozi.
Riza Faozi menambahkan bahwa kesiapan dan kesigapan MAN 2 Kulon Progo dalam memfasilitasi agenda besar ini merupakan cerminan nyata dari semangat kerja instansi yang telah berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan kini tengah mantap melangkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Nilai-nilai kepenyuluhan seperti pelayanan yang tulus, transparansi, serta sikap keteladanan yang disampaikan dalam pembinaan hari ini sangat selaras dengan nilai-nilai integritas yang kami bangun. Menjadi tuan rumah yang akuntabel, cekatan, dan memberikan pelayanan publik terbaik adalah komitmen nyata MAN 2 Kulon Progo dalam mempertahankan status WBK sekaligus membuktikan kesiapan kami menuju WBBM,” tegasnya.
Pengarahan Direktur Penais: Lima Bekal dan Dakwah Welas Asih
Acara dibuka secara resmi setelah laporan pelaksanaan oleh Kasubdit Bina Penyuluh Agama Islam dan sambutan selamat datang dari Kakanwil Kemenag DIY. Puncak acara ditandai dengan paparan Materi I: Kebijakan Teknis Direktorat Penais yang disampaikan langsung oleh Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Muhammad Hanafi, Lc., M.A.
Dalam pengarahannya, Muhammad Hanafi menekankan pentingnya pendekatan kepenyuluhan berlandaskan rasa kasih sayang (welas asih). Beliau merinci Lima Bekal Penyuluh Welas Asih yang wajib dimiliki:
- Hati yang mendengar: Mampu menyerap aspirasi dan keluh kesah masyarakat secara empati.
- Ilmu yang menenangkan: Menyampaikan pemahaman keagamaan yang mencerahkan dan memberi rasa aman.
- Bahasa yang membumi: Menggunakan tutur kata yang mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat.
- Tangan yang menolong: Hadir memberi solusi nyata atas permasalahan sosial umat.
- Teladan yang menyejukkan: Menampilkan perilaku terpuji yang dapat dicontoh.
Selain itu, Direktur Penais juga mendorong para penyuluh untuk menjadi “Penyuluh Welas Asih di Dunia Maya” dengan konsisten menyajikan konten yang menyejukkan bukan menghakimi, menjawab kegelisahan masyarakat bukan menambah kegaduhan, serta membuka ruang konsultasi daring bagi remaja dan keluarga. Beliau mengajak seluruh peserta memegang prinsip “Saring sebelum sharing, sejuk sebelum viral”, seraya mengutip firman Allah SWT dalam QS. Ar-Ra’d [13]: 28, “Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
Setelah sesi pengarahan dan materi kepenyuluhan oleh narasumber profesional, kegiatan dilanjutkan dengan jeda ISHOMA. Seluruh peserta dan tamu VIP memanfaatkan fasilitas Masjid Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo untuk penataan salat berjamah serta ruang prasmanan VIP yang disiapkan secara representatif oleh panitia lokal.
Kegiatan pembinaan berlanjut hingga sore hari dan ditutup secara resmi pada pukul 15.30 WIB. Keberhasilan penyelenggaraan acara ini makin memperkokoh posisi MAN 2 Kulon Progo sebagai madrasah unggulan dengan fasilitas pusat pembelajaran terpadu yang modern dan siap mendukung berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional. (gia)
