Sleman (MAN 1 KP) — Tiga siswa MAN 1 Kulon Progo mengikuti kegiatan Launching Buku tingkat nasional dalam rangka Komunitas Yuk Menulis (KYM) 2026 yang digelar di Gubuk Watu Kali, Sleman, Yogyakarta, Minggu (10/5/2026). Ketiga siswa tersebut adalah Apta Voleta Aileennisa, Jeni Eka Nurrohmah, dan Ardyarti Latif Utami.

Kegiatan launching buku KYM 2026 berlangsung
meriah dan menjadi ajang penguatan budaya literasi bagi pelajar madrasah di
tingkat nasional. Acara tersebut turut dihadiri berbagai tokoh penting dari
unsur pendidikan dan kementerian, di antaranya perwakilan Kanwil Kementerian
Agama DIY, Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah, Kanwil Kementerian Agama Jawa
Timur, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-DIY, Dinas Pendidikan Sleman,
serta sejumlah pegiat pendidikan dan literasi.
Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad
Bahiej, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan literasi
seperti KYM menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk mengembangkan
kemampuan berpikir kritis dan menuangkan gagasan melalui karya tulis.
“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan
menulis, tetapi juga kemampuan memahami realitas serta menghadirkan solusi
melalui gagasan yang bermanfaat. Saya berharap para siswa madrasah terus berani
berkarya dan membawa semangat perubahan positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan
Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., mengapresiasi keterlibatan
siswa madrasah dalam kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, budaya literasi
harus terus ditanamkan sebagai bagian dari penguatan karakter dan kompetensi
peserta didik.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang mampu
meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa madrasah. Melalui kegiatan
seperti ini, siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar membangun
kepercayaan diri, kolaborasi, dan wawasan kebangsaan,” katanya.
Keikutsertaan siswa MAN 1 Kulon Progo dalam
kegiatan ini menjadi bentuk komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan
kemampuan literasi, kreativitas, dan wawasan kebangsaan peserta didik. Selain
mengikuti rangkaian launching buku, para siswa juga berkesempatan berinteraksi
dengan peserta dari berbagai daerah dan memperoleh pengalaman dalam forum
literasi tingkat nasional.
Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo
Budi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, partisipasi siswa dalam forum nasional menjadi pengalaman penting
untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas jejaring pendidikan.
“Keikutsertaan siswa MAN 1 Kulon Progo dalam
launching buku KYM 2026 ini merupakan langkah positif dalam menumbuhkan budaya
literasi dan kepercayaan diri siswa di tingkat nasional. Kami berharap
pengalaman ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus berkarya dan
berprestasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa madrasah akan terus
mendukung kegiatan-kegiatan yang mendorong pengembangan potensi akademik maupun
nonakademik peserta didik, khususnya dalam bidang literasi dan kepenulisan.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kulon Progo
berharap para siswa semakin termotivasi untuk aktif berkarya, meningkatkan
kemampuan menulis, serta berkontribusi dalam pengembangan literasi generasi
muda Indonesia. (mar)
