-->

Murid MAN 1 Yogyakarta Raih Juara 2 Lomba Matematika ISnA 2026

KabareMinggir — Muhammad Abrisam Fayyadh atau kerap disapa Fayyadh, murid kelas XI MAN 1 Yogyakarta, berhasil meraih juara dua lomba matematika terintegrasi pada ajang Islamic Science and Art (ISnA) 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Chaanakya Ekadanta Academy bekerja sama dengan Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan berlangsung di Gedung P2B UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Minggu (1/3/2026).




Dalam perlombaan tersebut, para peserta diminta mengerjakan soal matematika dengan tingkat kesulitan yang beragam, mulai dari materi dasar hingga soal bertipe olimpiade dengan tingkat kesulitan menengah hingga tinggi. Ragam soal tersebut menuntut pemahaman konsep yang kuat sekaligus ketelitian dalam proses pengerjaan.

Sebelum mengikuti lomba, Fayyadh mempersiapkan diri dengan mempelajari berbagai tips dan trik penyelesaian soal serta tipe soal yang biasanya muncul dalam kompetisi serupa. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika ia berhasil meraih posisi kedua dalam kompetisi tersebut.

Menurut Fayyadh, perlombaan ini cukup menantang karena diikuti peserta dari berbagai sekolah dengan kemampuan yang beragam.

“Soalnya cukup menantang tapi seru sih. Alhamdulillah bisa dapat juara,” ujar Fayyadh usai menerima penghargaan.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd, mengapresiasi prestasi yang diraih Fayyadh. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta mampu bersaing dalam kompetisi akademik tingkat regional.

“Prestasi yang diraih Fayyadh tentu menjadi kebanggaan bagi madrasah. Ini menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta memiliki potensi akademik yang kuat, khususnya di bidang matematika,” kata Edi.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi murid lain untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan berani mengikuti berbagai kompetisi.

“Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi murid lain untuk terus belajar, berlatih, dan berani berkompetisi. Madrasah tentu akan terus mendukung pengembangan potensi murid, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ujarnya. (sha)

LihatTutupKomentar