Kulon Progo – MAN 3 Kulon Progo bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan pendampingan Program Adiwiyata di MIN 3 Kulon Progo pada Senin (21/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas keberhasilan MAN 3 Kulon Progo meraih predikat Adiwiyata Nasional sekaligus sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mendampingi satuan pendidikan yang sedang mempersiapkan diri menuju Adiwiyata. Kepala MIN 3 Kulon Progo, Raden Muh. Agus M. Archaban, S.Pd.I., menyampaikan hal tersebut saat kegiatan pendampingan di MIN 3 Kulon Progo.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada MAN 3 Kulon Progo dan DLH Kabupaten Kulon Progo yang senantiasa memberikan pendampingan, arahan, dan motivasi kepada MIN 3 Kulon Progo dalam mempersiapkan diri menuju Madrasah Adiwiyata. Semoga melalui kegiatan ini kami dapat memenuhi berbagai indikator yang dipersyaratkan," ucapnya.
Pendampingan tersebut dihadiri oleh perwakilan MAN 3 Kulon Progo, yakni Drs. Suwata Hariyadi selaku Guru Bimbingan dan Konseling serta Tulus Tri Nugroho, S.Pd. selaku salah satu guru MAN 3 Kulon Progo,selain itu juga didampingi dua pegawai DLH Kabupaten Kulon Progo. Kehadiran tim pendamping diharapkan mampu memberikan penguatan terhadap implementasi program Adiwiyata di lingkungan MIN 3 Kulon Progo.
Sementara itu, Drs. Suwata Hariyadi menjelaskan berbagai praktik baik yang telah diterapkan di MAN 3 Kulon Progo hingga berhasil meraih predikat Adiwiyata Nasional. Salah satunya yang disampaikan meliputi pengelolaan sanitasi dan drainase, pengolahan sampah, penghijauan lingkungan, serta pembiasaan perilaku peduli lingkungan yang melibatkan seluruh warga madrasah.
"Predikat Adiwiyata bukan hanya tentang kelengkapan administrasi, tetapi bagaimana budaya peduli lingkungan benar-benar menjadi kebiasaan seluruh warga madrasah. Dokumen eviden harus didukung dengan implementasi nyata di lapangan," jelasnya.
Selain menjelaskan praktik baik, pendamping ini juga memberikan konsultasi teknis mengenai penyusunan dan pengisian dokumen eviden Adiwiyata. Penyusunan dokumen pendukung, hingga strategi menghadapi proses penilaian.
Lebih lanjut, keberhasilan MAN 3 Kulon Progo meraih predikat Adiwiyata Nasional menjadi motivasi untuk terus berbagi pengalaman kepada madrasah lain. Melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan terbangun kolaborasi antar madrasah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, hijau, dan berbudaya lingkungan sebagai bagian dari upaya menuju Adiwiyata Mandiri.
"Kami berharap pendampingan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi MIN 3 Kulon Progo dalam memenuhi seluruh indikator Program Adiwiyata. Melalui sinergi dan komitmen bersama, semoga MIN 3 Kulon Progo dapat meraih predikat Adiwiyata serta mewujudkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan," pungkasnya.( Shi )
