Back To Top
Kabare Minggir - Jembatan Diro penghubung Dusun Diro dengan Kwayuhan Sendangmulyo yang dibangun dengan biaya lebih dari Rp 2 Miliar ternyata tidak bertahan lama. Hanya selang beberapa bulan, jalan di sekitar jembatan sudah ambyar.


Talud di kakan-kiri jembatan terlihat ambrol, jalan di sisi timur jembatan ambles dan di kedua sisi jembatan terlihat retakan aspal. Menurut pantauan Tim Kabare Minggir, kerusakan sudah mulai diperbaiki dengan mengeruk bagian aspa di sisi timur dan telah tersedia material untuk perbaikan.






Kondisi ini patut disayangkan karena Jembatan Diro belum lama dibangun. Dan diharapkan bisa menjadi jalur alternatif. Selain kondisinya rusak, papan nama proyek juga tidak lagi tampak. Tim Kabare Minggir mengamati, awalnya hanya papan proyek saja yang dilepas, namun kondisi terakhir tiang papan proyek pun dicabut, tinggal satu tiang.

Masyarakat yang akan melalui Jembatan Diro diharapkan lebih berhati-hati, karena jalanan yang ambles cukup dalam. Sehingga dikhawatirkan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. 

Seperti diberitakan Kabare Minggir sebelumnya, data yang tertera di papan informasi pembangunan, nilai kontrak pembangunan jembatan ini mencapai Rp 2.507.022.000 dengan nomor SPMK 3/SPMK/T/630/BM/2019, tertanggal 22 Juli 2019. Pembangunan dilaksanakan oleh CV. Mekar Mandiri Sejahtera, beralamat di Namburan DK Sareyan RT 02 Karangtalun Imogiri Kabupaten Bantul. [KM/03]

0 komentar:

Post a Comment

Paling Banyak Dibaca