MA Al Manar Pengasih Berhasil Memborong 14 Trofi PKM Kulon Progo

Panjatan  — Bukan sekadar pulang membawa pengalaman, Murid MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih sukses menorehkan prestasi gemilang dengan memborong 14 trofi dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo. Penerimaan trofi tersebut berlangsung di Aula MAN 2 Kulon Progo pada Selasa (30/9/2026).



Capaian tersebut diraih melalui berbagai cabang kompetisi, baik bidang keagamaan maupun olahraga. Sejumlah cabang yang diikuti di antaranya Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), catur, bulu tangkis, dan tenis meja. Dari berbagai cabang tersebut, para siswa mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih bersaing dengan madrasah lainnya di Kabupaten Kulon Progo.

Perolehan 14 trofi menjadi catatan tersendiri bagi MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa potensi peserta didik tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kemampuan keagamaan dan olahraga. Keberhasilan ini sekaligus menjadi buah dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan madrasah sebelum para siswa turun dalam kompetisi.

Pada cabang keagamaan, para peserta dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga penguasaan ilmu dan keberanian tampil di hadapan dewan juri. Sementara pada cabang olahraga, para siswa harus menunjukkan ketangkasan, konsentrasi, daya juang, dan sportivitas. Perbedaan karakter setiap cabang lomba justru menjadi tantangan yang berhasil dijawab oleh para siswa MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih.

Fauzi Abdul Malik siswa kelas XI mewakili cabang olahraga bulutangkis mengungkapkan “pengalamannya sangat berkesan karena dapat masuk semi final dan bertemu dengan atlet porda jadi bisa bermain yang terbaik bagi saya. Persiapan yang lebih matang, perlu llatihan Teknik untuk menguasai lapangan dan perlu ketenangan diri, agar memiliki mental juara” ungkapnya. Selain itu Muhib Nurhan Syazali mewakili cabang olahraga tenis meja juga menambahkan kesannya mengikuti PKM ini “jangan gugup ketika bertanding, jangan meremehkan lawan & bermainlah sportivitas” pesannya. Menurutnya, capaian 14 trofi merupakan hasil kerja keras siswa, guru pembimbing, serta dukungan seluruh keluarga besar madrasah.

Perolehan trofi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai deretan trofi di lemari prestasi madrasah. Lebih dari itu, capaian PKM menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk berani mengenali, mengasah, dan mengembangkan potensi masing-masing.

Wakil kepala bidang kesiswaan Teguh Satria Jati, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kerja keras para siswa dan pembina. “Alhamdulillah, bangga walaupun dari segi fasilitas dan persiapan kurang tetapi anak-anak luar biasa effort-nya. Begitu juga dengan pembimbing, pelatih sudah sangat bekerja keras dalam membimbing para siswa yang mengikuti PKM ini. Mendapatkan 14 trofi merupakan prestasi  yang luar biasa patut dibanggakan” ungkapnya. “Dengan usaha kerja keras, disiplin pasti ada hasilnya dan anak-anak di MA Muhammadiyah Al Manar sudah membuktikan bahwa dengan keterbatasan tetapi dapat bersaing dengan madrasah-madrasah lain. Kedepannya saya berharap anak-anak bisa mengembangkan dirinya untuk ajang-ajang selanjutnya” Pungkasnya.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa ketika potensi peserta didik mendapatkan ruang untuk berkembang dan didukung dengan pembinaan yang berkelanjutan, madrasah mampu melahirkan siswa-siswa yang berprestasi dalam berbagai bidang. (ris)

 

LihatTutupKomentar