Sahabat Perpus MAN 3 Kulon Progo Jelajahi Literasi hingga MAYOGA dan Dinas Perpustakaan

Kalibawang – Program Sahabat Perpus MAN 3 Kulon Progo terus dikembangkan melalui kegiatan kunjungan dan kerja sama dengan perpustakaan madrasah serta instansi lain. Dalam rangka menyemarakkan Hari Literasi pada September, perwakilan Sahabat Perpus diajak mengunjungi Perpustakaan MAN 3 Sleman (MAYOGA) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo sekaligus melanjutkan sirkulasi peminjaman buku melalui program book loan sebanyak 50 eksemplar dan layanan ekstensi sebanyak 100 eksemplar, Kamis (10/9/2026).



Kepala MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti, S.Pd., M.Sc., menyampaikan bahwa kerja sama perpustakaan perlu dijaga konsistensinya agar sirkulasi buku terus berjalan dan memberikan manfaat bagi siswa. Menurutnya, kegiatan kunjungan juga menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengenal berbagai perpustakaan dan layanan literasi yang tersedia. “Program kerja sama perpustakaan harus terus dijaga dan dilaksanakan secara konsisten agar sirkulasi peminjaman buku selalu berjalan. Dengan demikian, koleksi yang tersedia dapat terus berganti dan memberikan pilihan bacaan yang lebih beragam bagi siswa,” tuturnya.

Selain itu, Nurhayanti menilai keterlibatan siswa dalam Sahabat Perpus tidak hanya sebatas membantu kegiatan perpustakaan di madrasah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran di luar lingkungan sekolah. “Siswa-siswi yang terlibat dalam Sahabat Perpus setidaknya mendapatkan pengalaman untuk berkunjung ke perpustakaan-perpustakaan lain. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana perpustakaan dikelola, bagaimana layanan diberikan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya membaca,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut didampingi Pengelola Perpustakaan MAN 3 Kulon Progo, Uji Nindya Dian S., S.I.Pust., bersama dua siswa perwakilan tim Sahabat Perpus, yakni Mutmainah Jazinah, siswa kelas XI A, dan Dita Alfiana Setiyawati, siswa kelas XI B.

Kunjungan pertama dilakukan ke Perpustakaan MAYOGA. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Perpustakaan MAYOGA, Nuzul Hidayah Yuningsih, SIP , beserta pengelola perpustakaan lainnya. Tidak hanya mengembalikan buku yang telah selesai dipinjam, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mencari dan memilih buku-buku baru sesuai dengan request atau permintaan siswa-siswi MAN 3 Kulon Progo.

Kegiatan peminjaman buku menjadi semakin menarik karena siswa dapat terlibat secara langsung dalam proses memilih koleksi yang akan dibawa pulang ke madrasah. Buku-buku pilihan tersebut diharapkan dapat memperkaya koleksi bacaan dan memenuhi kebutuhan literasi siswa.

Lebih lanjut, kunjungan ke MAYOGA juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai pengelolaan dan pengembangan program baru perpustakaan. Pengelola dari kedua madrasah saling berbagi pengalaman terkait program literasi, layanan perpustakaan, koleksi buku, hingga berbagai inovasi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan minat kunjung dan minat baca siswa.

Sementara itu, pada siang hari rombongan melanjutkan perjalanan menuju Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo. Di tempat tersebut, buku-buku yang sebelumnya dipinjam dikembalikan dan dilanjutkan dengan peminjaman koleksi baru melalui layanan book loan sebanyak 50 eksemplar.

Kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo juga memberikan pengalaman tersendiri bagi Mutmainah dan Dita. Keduanya berkesempatan mengenal lebih dekat berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di perpustakaan daerah, sekaligus melihat bagaimana perpustakaan dapat menjadi ruang belajar yang terbuka bagi masyarakat.

Bagi Sahabat Perpus, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda kunjungan, tetapi juga menjadi pengalaman literasi yang memperluas wawasan. Mereka belajar bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, melainkan juga sebagai ruang bertemu, belajar, berbagi informasi, serta menemukan berbagai sumber pengetahuan.

Melalui kegiatan kunjungan, Perpustakaan Kanzul Ilmi MAN 3 Kulon Progo berupaya menumbuhkan pengalaman literasi yang lebih luas bagi siswa. Program ini sekaligus memperkuat jejaring kerja sama dengan madrasah dan instansi lain sehingga ketersediaan bahan bacaan bagi siswa dapat terus diperbarui.

“Harapannya, kegiatan seperti ini terus berjalan. Siswa tidak hanya mendapatkan buku bacaan baru, tetapi juga pengalaman berkunjung ke berbagai perpustakaan. Dari pengalaman tersebut, mereka dapat belajar, terinspirasi, dan semakin dekat dengan dunia literasi,” pungkasnya. (Shi)




LihatTutupKomentar