Lamongan - Nuansa Jogja memikat panggung nasional. Stand pameran MAN 2 Kulon Progo sukses meraih piala penghargaan untuk kategori Stand Instagramable pada ajang Expo dan Rapat Kerja Nasional (EXSTRANAS) Madrasah Aliyah Plus Keterampilan (MAPK) ke-VIII Tahun 2026. Pengumuman kemenangan tersebut disampaikan secara resmi pada acara penutupan kegiatan, Sabtu malam (12/9/2026) di Sport Center Lamongan, Jawa Timur.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerapian, penataan bernuansa artistik khas Jogja, serta daya tarik visual dari karya-karya keterampilan siswa yang dipamerkan sepanjang ajang nasional pada 10–13 September 2026. Mengusung semangat “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”, kehangatan dan keindahan karya buatan para siswa Kulon Progo ini berhasil mencuri perhatian dewan juri dan ribuan pengunjung expo.
Delegasi MAN 2 Kulon Progo sebanyak 12 orang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, H. Riza Faozi, S.Ag, M.S.I., bersama jajaran guru keterampilan yaitu Imam Muttaqien, S.TP. (APHP), RR Dwi Kurnati, S.Pd. (Tata Busana), Suparnadi, S.Pd. (TAV), Maryanto, S.TP. (APHP), Eni Prasetyaningsih, S.Pd.T. (Tata Boga), serta Fahri Aldiansyah (Tenaga Kependidikan). Selain itu, 5 siswa terbaik turut berkompetisi di tingkat nasional, yakni Hanif Nur Azizah dan Syifa Sakinah Wibowo (Lomba Kudapan Nusantara), serta Gadiza Bunga Maghfirah, Silvia Ruhamdiyah, dan Rifana Desfia Ficky Khairi (Lomba Fashion/Drapping Busana).
.jpeg)
Di arena expo, stand MAN 2 Kulon Progo sukses mengundang decak kagum pengunjung dengan menampilkan karya-karya unggulan dari lima program keterampilan sekaligus. Pada lini Produk Busana, aneka kreasi bernilai seni tinggi seperti batik shibori, baju outer batik, gaun pesta karya siswa, aneka tas batik, dompet kain, hingga buket bunga tampak menghiasi stand, dengan kain batik ecoprint dan batik tulis berpadu ecoprint khas Jogja sebagai item favorit yang paling banyak diburu pembeli.
Sektor kuliner pun tak kalah memikat lewat sajian Produk Boga yang menggugah selera, mulai dari pizza, roti abon, wingko, bakpia khas Jogja, es capcin (capuccino cincau), keripik salak, keripik nangka, hingga roti manis isi cokelat dan keju. Berdampingan dengan itu, Produk APHP turut memanjakan lidah pengunjung melalui hidangan Kubana, pie susu, aneka keripik herbal seperti pegagan dan pare, kacang kribo, kacang telur, serta produk minuman olahan khas berupa yogurt Mandagurt dan kefir Mandafir. Melengkapi kemeriahan pameran, kolaborasi Produk DKV dan TAV unjuk kebolehan dengan menghadirkan suvenir custom seperti mug cetak, gantungan kunci, dan sablon kaos, yang disempurnakan oleh peragaan teknologi robotik serta keahlian perakitan sound system karya para siswa.
Ketua Delegasi MAN 2 Kulon Progo sekaligus Kepala Unit Produksi Program Keterampilan, Imam Muttaqien, S.TP., menegaskan komitmen madrasah dalam perhelatan nasional ini.
"Kami memboyong produk-produk unggulan dari bumi Menoreh Kulon Progo larya para siswa MAN 2 kulon Progo, seperti batik ecoprint, yogurt Mandagurt, kefir Mandafir, hingga sablon kaos. Keikutsertaan kami dalam expo ini adalah bentuk komitmen untuk terus mengasah keterampilan siswa agar mereka siap bersaing di dunia kerja maupun wirausaha," tegas Imam.
Sementara itu, Guru Keterampilan Tata Boga MAN 2 Kulon Progo, Eni Prasetyaningsih, S.Pd.T., turut menyampaikan rasa bangga atas srawung dan antusiasme luar biasa dari para pengunjung expo.
"Kami sangat bersyukur dan mongkog melihat antusiasme pengunjung yang berbondong-bondong memborong produk kami. Seluruh olahan kuliner, mulai dari varian roti, bakpia, hingga olahan buah lokal seperti keripik salak dan nangka, diproduksi langsung oleh para siswa dengan standar higiene dan kualitas yang terjaga. Hasil penjualan yang tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa karya siswa madrasah memiliki daya saing tinggi dan siap menjadi modal wirausaha mandiri di masa depan," ungkap Eni.
Capaian piala kategori Stand Instagramable pada malam penutupan ini makin melengkapi suksesnya partisipasi MAN 2 Kulon Progo pada EXSTRANAS MAPK VIII 2026. Raihan ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus melahirkan karya-karya yang inovatif, adiluhung, dan bernilai jual tinggi. (gia)
