MAN 3 Kulon Progo Bekali Murid Baru dengan Kewaspadaan Bahaya Narkoba

Kulon Progo  – Kegiatan Masa Ta'aruf Madrasah (MATAMUDA) hari kedua di MAN 3 Kulon Progo berlangsung lebih semarak. Sejak dimulai pukul 07.00 WIB, Selasa (14/7/2026), para peserta didik baru tampak lebih bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kepala MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti.S.Pd.,M.Sc menyampaikan bahwa MATAMUDA dirancang tidak hanya untuk mengenalkan lingkungan madrasah, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan wawasan peserta didik sejak hari pertama menjadi keluarga besar MAN 3 Kulon Progo.



"Melalui MATAMUDA, kami ingin peserta didik baru dapat mengenal budaya madrasah, memahami tata tertib, serta memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan mampu menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka," ungkapnya.


Kegiatan diawali dengan dinamika kelompok di halaman depan Gedung PUPR yang dipandu oleh pengurus OSIS MAN 3 Kulon Progo. Berbagai permainan kelompok (team building) disajikan untuk membangun kekompakan, kerja sama, komunikasi, serta menumbuhkan keakraban antarpeserta didik baru dalam suasana yang menyenangkan.



Selanjutnya, pada sesi kedua, Bapak Nuryadi, S.Pd. menyampaikan materi pengenalan fasilitas madrasah agar peserta didik memahami berbagai sarana dan prasarana yang dapat dimanfaatkan selama proses pembelajaran. Setelah itu, Bapak Nur Ridho, S.Pd. memberikan materi Madrasah Antikorupsi yang menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan integritas sebagai budaya yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Setelah istirahat, salat, dan makan (isoma), kegiatan dilanjutkan dengan materi Madrasah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan yang disampaikan oleh Ambar Mujiarti, S.Si.. Dalam sesi tersebut, peserta didik diajak menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari perundungan, menghargai perbedaan, serta saling menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan madrasah.


Berikutnya, Puji Astuti, S.Pd., selaku Kepala Program Keterampilan Tata Busana MAN 3 Kulon Progo, memperkenalkan berbagai program keterampilan yang dimiliki madrasah. Peserta didik mendapatkan gambaran mengenai pengembangan kompetensi vokasional sebagai bekal untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing di masa depan.


Baca Juga : Tanah Murah Dekat Pasar Dekso Kulon Progo


Pada sesi terakhir, tim dari BNN Yogyakarta memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan merokok. Dalam materi tersebut, peserta didik dikenalkan berbagai jenis narkotika dan obat-obatan terlarang, bentuk-bentuk penyalahgunaan obat, dampak penggunaan narkoba terhadap kesehatan fisik maupun mental, serta risiko hukum yang menyertainya. Selain itu, narasumber juga menjelaskan bahaya penggunaan rokok elektronik atau vape yang dapat mengandung zat adiktif maupun narkotika serta memaparkan sejumlah kasus peredaran narkoba yang terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.


Tim BNN Yogyakarta juga mengingatkan peserta didik mengenai dampak buruk merokok terhadap kesehatan, pengaruh penyalahgunaan obat-obatan terhadap masa depan generasi muda, serta pentingnya membangun keberanian untuk menolak ajakan menggunakan narkoba maupun rokok. Berbagai upaya pencegahan disampaikan agar peserta didik mampu menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif, dan menjadi generasi yang sehat, cerdas, serta berprestasi.


Rangkaian kegiatan MATAMUDA hari kedua berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh antusiasme. Diharapkan melalui berbagai materi yang diberikan, peserta didik baru semakin mengenal lingkungan madrasah, memiliki karakter yang kuat, serta mampu menerapkan nilai-nilai religius, disiplin, dan hidup sehat sebagai bekal menempuh pendidikan di MAN 3 Kulon Progo. (shi)

LihatTutupKomentar