KabareMinggir – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Nadhif, S.Ag. M.S.I. menghadiri kegiatan review kurikulum Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (13/5/2024). Dalam kesempatan tersebut Nadhif mengapresiasi Madrasah Mu’allimin karena menjadi yang pertama kali memfasilitasi terlaksananya review kurikulum Madrasah di DIY.

Ia
pun mengharapan progam-progam madrasah terkait kurikulum sebaiknya perlu ada
penekanan pada hal-hal tematik yang terjadi di sekitar kita, seperti misal
tentang; permasalahan haji, kehalalan makanan, permasalahan stunting,
pemberdayaan ekonomi umat, dan terutama dalam hal moderasi beragama.
“Menuju target 2045 Indonesia Emas,
diharapkan semangat harmonisasi, toleransi, dan saling menghargai pada diri
perserta didik untuk ditumbuh kembangkan secara maksimal dikarenakan merekalah
para calon pemimpin bangsa yang akan mewarnai NKRI,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Pendidika Madrasah, Hj. Elfa Tsuroyya, S.Ag. M.Pd.I., M.Pd. Ia mengungkapkan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti format judul dan tahun disesuaikan. Ia juga menginginkan adanya analisis SWOT lebih rinci untuk ditampilkan dalam bentuk bagan. Selain itu susunan dasar hukum landasan dokumen diurutkan dari yang paling lama ke yang akhir. “Serta prosedur perpindahan siswa terlihat panjang prosedurnya, mohon dikaji ulang,” ungkapnya.
Sedangkan
Hj. Anita Isdarmini, M.Hum dari Kanwil Kementerian Agama DIY, menyebutkan Filosofi pada visi misi terkait program,
profil, dan analisis karakter perlu diperkuat dan pertajam lagi. “Semisal dalam
hal analisis karakter; pemetaan berdasarkan asal daerah, kemampuan siswa, latar
belakang ortu dijadikan acuan penentuan visi misi. Analisis karakter itu pada
kondisi nyata (analisis SWOT),” jelas Anita. [rls/]